Jan 28 2013

The Golf Ball Lecture

Published by under Motivasi,Tips

Ketika dalam kehidupan Anda tampaknya, hampir terlalu banyak untuk ditangani, Ketika 24 jam dalam satu hari tidak cukup, Ingatlah stoples (tabung) mayones dan 2 cangkir kopi.

Sang profesor berdiri di depan kelas filsafatnya dan beberapa barang ada di depannya. Saat kelas dimulai, tanpa kata, dia mengambil sebuah stoples mayones (mayonnaise) yang sangat besar dan kosong. Dan mulai mengisinya dengan bola-bola golf. Dia kemudian bertanya kepada para siswa, apakah stoples itu sudah penuh. Mereka setuju bahwa itu benar.

Sang Profesor kemudian mengambil sekotak kerikil dan menuangkannya ke dalam stoples itu.

Dia mengguncang stoples itu sedikit. Kerikil meluncur ke dalam ruang terbuka diantara bola-bola golf. Dia kemudian bertanya kepada para siswa lagi jika stoples sudah itu penuh. Mereka sepakat akan hal itu.

Sang Profesor itu selanjutnya mengambil sekotak pasir dan menuangkannya ke dalam stoples itu. Tentu saja, pasir mengisi segala ruang lain yang kosong. Dia bertanya sekali lagi apakah stoples itu penuh. Para siswa menjawab “ya” dengan suara bulat.

Sang Profesor kemudian mengambil dua cangkir kopi dari bawah meja dan menuangkan seluruh isinya ke dalam stoples, yang secara efektif mengisi ruang kosong di antara pasir. Para siswa  tertawa.

“Sekarang,” kata sang Profesor, setelah tawa mereda, “Aku ingin kalian menyadari bahwa stoples ini melambangkan hidup Anda. Bola golf adalah hal yang penting – yaitu keluarga, anak-anak, kesehatan, teman, dan hal-hal yang paling Anda sukai – Hal-hal yang jika segala sesuatu telah hilang dan hanya mereka yang tetap, kehidupan Anda akan tetap penuh”.

Kerikil adalah hal-hal lain yang penting seperti pekerjaan, rumah, dan mobil. Pasir adalah segala sesuatu yang lain- Hal-hal kecil. “Jika Anda memasukkan pasir ke dalam tabung pertama,” lanjut dia, maka tidak ada ruang untuk kerikil atau bola golf.

Hal yang sama berlaku untuk kehidupan. Jika Anda menghabiskan seluruh waktu Anda dan energi pada hal-hal kecil, maka Anda tidak akan pernah memiliki ruang untuk hal-hal yang penting bagi Anda. Jadi …
Perhatikan hal-hal yang penting bagi kebahagiaan Anda. Bermainlah dengan anak-anak Anda.
Luangkan waktu untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Bawa pasangan Anda untuk makan malam.

Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah dan membereskan tempat sampah

“Bola-bola golf adalah hal yang utama – Hal-hal yang benar-benar penting. Tetapkan prioritas. Sisanya hanyalah pasir. “

Salah satu siswa mengangkat tangannya dan bertanya mewakili apakah dua cangkir kopi itu?

Profesor itu tersenyum. “Aku senang kau bertanya “. “Itu menunjukkan bahwa tidak peduli seberapa penuh hidup Anda mungkin tampak, selalu ada ruang untuk meminum dua cangkir kopi bersama seorang teman. “

Silakan berbagi dengan kawan-kawan Anda cerita tentang “Stoples Mayones, Bola-bola Golf dan 2 Cangkir Kopi” ini.

(sumber: Milis QB Headlines)

No responses yet

Jan 10 2013

Cangkir & Kopi

Published by under Motivasi,Tips

Dalam sebuah acara reuni, beberapa alumni Univesitas Barkeley, california menjumpai dosen kampus mereka dulu. Melihat para alumni tsb ramai2 membicarakan kesuksesan mereka, profesor tsb segera ke dapur dan mengambil seteko kopi panas dan beberapa cangkir kopi yg berbeda-beda. Mulai dari cangkir yg terbuat dari kristal, kaca, melamin dan plastik. Profesor tsb menyuruh para alumni untk mengambil cangkir & mengisinya dengan kopi.

Setelah masing2 alumni sdh mengisi cangkirnya dgn kopi, profesor tsb berkata, “Perhatikanlah bahwa kalian smua memilih cangkir2 yg bagus dan kini yg tersisa hanyalah cangkir2 yg murah dan tdk menarik. Memilih hal yg terbaik adalah wajar & manusiawi. Namun persoalannya, ketika kalian tdk mendptkan cangkir yg bagus perasaan kalian mulai terganggu. Kalian secara otomatis melihat cangkir yg dipegang orang lain & mulai membandingkan cangkir kalian. Pikiran kalian terfokus pd cangkir, padahal yg kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya.”

Hidup kita seperti kopi dlm analogi tsb di atas, sedangkan cangkirnya adalah pekerjaan, jabatan, dan harta benda yg kita miliki. Pesan moralnya, jangan pernah membiarkan cangkir mempengaruhi kopi yg kita nikmati. Cangkir bukanlah yg utama, kualitas kopi itulah yg terpenting. Jangan berpikir bahwa kekayaan yg melimpah, karier yg bagus & pekerjaan yg mapan merupakan jaminan kebahagian. Itu konsep yg sangat keliru. Kualitas hidup kita ditentukan oleh “Apa yg ada di dalam”  bukan “Apa yg kelihatan dari luar”. Apa gunanya kita memiliki segalanya, namun kita tdk pernah merasakan damai, sukacita, dan kebahagian di dalam kehidupan kita? Itu sangat menyedihkan, karena itu sama seperti kita menikmati kopi basi yg disajikan di sebuah cangkir kristal yg mewah dan mahal.

“Kunci menikmati kopi bukanlah seberapa bagus cangkirnya, tetapi seberapa bagus kualitas kopinya.”

 

 

No responses yet