Apr 13 2012

Workshop Asesor Sistem Manajemen Lingkungan

Published by at 14:26 under Info IPB,Lingkungan,Pengabdian Masyarakat

Komite Akreditasi Nasional (KAN) menyelenggarakan kegiatan Workshop Asesor Sistem Manajemen Lingkungan SNI ISO 17021:2011 di Amos Cozy Hotel, Jakarta selama 3 hari, 9 – 11 April 2012. Acara diikuti oleh para perwakilan dari BSN, KLH, Perguruan Tinggi, LIPI, BATAN, Kehutanan yang berjumlah kurang lebih 20 orang. Acara dibuka oleh Bapak Heru Suseno pada Senin pagi (09/04/2012). Kegiatan ini adalah sebagai salah satu upaya untuk melaksanakan pengembangan kualitas akreditasi lembaga sertifikasi, serta meningkatkan kompetensi asesor. Dalam melaksanakan fungsi akreditasi, diperlukan kompetensi yang memadai terhadap asesor akreditasi dan sekretariat KAN.

Acara dibuka oleh Plh. Kepala Pusat Akreditasi Lembaga Sertifikasi BSN selaku Plh. Direktur Akreditasi Lembaga Sertifikasi KAN. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Heru Suseno, S.Pi, MT yang juga menyampaikan Syarat dan Aturan Akreditasi Lembaga Sertifikasi dilanjutkan dengan Improvement Plan KAN. Tiga elemen peting yang terkait waktu proses akreditasi adalah: Asesor KAN, Sekretariat dan Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK).

Salah satu elemen penting dalam akreditasi adalah Asesor. Asesor merupakan personil yang ditugaskan oleh Badan Akreditasi baik sebagai perorangan maupun sebagai bagian dari tim untuk melaksanakan asesmen suatu laboratorium dalam rangka pengakuan kompetensinya. Elemen ini sangat mempengaruhi kualitas akreditasi yang dihasilkan. Kompetensi teknis asesor menjadi suatu persyaratan mutlak yang diperlukan oleh suatu badan akreditasi apabila menginginkan hasil akreditasi dengan kualitas yang baik. Efektivitas & kredibilitas badan akreditasi tergantung pada kompetensi, profesionalisme dan integritas dari asesor.

Selain persyaratan teknis mengenai penguasaan metode penilaian dan standar penilaian terkait lembaga sertifikasi, seorang Asesor yang baik juga dituntut untuk bebas dari kepentingan komersial, keuangan atau tekanan lain atau pertentangan yang dapat menyebabkan asesor bertindak tidak independen. Asesor juga tidak boleh menawarkan jasa konsultasi pada laboratorium yang dapat menimbulkan ketidak netralan dalam proses penilaian dan keputusan akreditasi.

Materi selanjutnya yang disampaikan dalam workshop asesor sistem manajemen lingkungan adalah Akreditasi dan Sertifikasi, DPUM 01 sampai DPUM 05, yang disampaikan oleh Sekretariat KAN, Ibu Ratna. Pada Hari kedua, disampaikan SNI ISO 17021:2011, yang dijelaskan klausul per klausul oleh Kepala Bidang Akreditasi Sistem Manajemen Lingkungan selaku Manajer Akreditasi Lembaga Sertifikasi, Bapak Zul Amri, ST. Menurut standar bahwa Prinsip yang menumbuhkan keyakinan dalam sistem sertifikasi mencakup : ketidakberpihakan, kompetensi, tanggung jawab, keterbukaan, kerahasiaan, dan cepat tanggap terhadap keluhan.

Materi selanjutnya adalah Praktikal Auditing yang disampaikan pada hari ketiga oleh Asesor Kepala Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan, Bapak Ir. Rustiwan Anis, M.Sc. Materi yang disampaikan mencakup: studi kasus, penulisan lembar ketidaksesuaian dan diskusi terkait teknik auditing.


No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply