Implementasi ISO 45005:2020 di masa pandemi

Sampai hari kemarin (24/2), total kasus COVID-19 di Indonesia telah menembus angka 1.3 juta (Sumber: JHU CSSE Covid-19), dengan jumlah kasus aktif berkisar 160.000 dan angka kasus baru yang mencapai belasan ribu per-hari. Kurang lebih sekitar 60% kasus terpusat dipulau Jawa yang merupakan pulau terpadat sekaligus pusat bisnis dan pemerintahan. Bagaimana pun, penyebaran kasus COVID-19 ini berdampak juga pada pemulihan bisnis di Indonesia.

Peningkatan kasus Corona di Indonesia dikaitkan dengan kemunculan klaster-klaster sebagai penyumbang kasus baru Corona. Dikutip dari berbagai sumber, ada 5 klaster penyebaran virus Corona di Indonesia mulai dari klaster perkantoran, rumah makan, keluarga, pasar, dan pemukiman.

Risiko Penyebaran Virus Corona di Perkantoran

ISO telah menerbitkan ISO/PAS 45005:2020 Occupational Health and Safety Management – General guidelines for safe working during the COVID-19 Pandemic sebagai respon dalam penanganan pandemi. ISO/PAS 45005:2020 merupakan pedoman umum untuk keselamatan kerja selama pandemi COVID-19. Standar yang diterapkan secara sukarela ini disusun untuk menjawab kebutuhan pasar yang mendesak. Segala level organisasi, baik UMKM, perusahaan besar, organisasi pendidikan, maupun BUMN dapat memanfaatkan ISO ini.

ISO/PAS 45005:2020 membahas beberapa hal, salah satunya mengenai penilaian risiko pada lingkungan kerja, baik di dalam kantor, rumah, maupun fleksibel. Selain itu, ISO/PAS 45005:2020 juga memastikan peran dan tersedianya SDM dalam penanganan COVID-19, menyiapkan rencana tindakan apabila ada kasus (terduga/konfirmasi) COVID-19, serta aturan dan perlengkapan yang diperlukan saat berinteraksi dengan pemangku kepentingan.

Kehadiran ISO/PAS 45005:2020 menjadi harapan yang dapat membantu dunia usaha dalam pemulihan bisnis khususnya bagi bisnis yang mengandalkan kegiatan fisik, sebab pembatasan fisik merupakan tantangan tersendiri. Bisnis diharapkan dapat tetap berjalan namun tetap aman bagi keselamatan pekerja.

Sumber : BSN


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *