Ingin tanaman anda subur, coba gunakan POC

POC atau Pupuk organik cair adalah laruran dari pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan manusia yang kandungan unsure haranya lebih dari satu unsur. Pupuk organik cair adalah pupuk yang berfase cair dan terbuat dari bahan-bahan organik melalui proses fermentasi (secara anaerob) dengan bantuan mikroorganisme. Karakteristik pupuk organik cair adalah mudah dicerna oleh tanaman, tetapi nutrisi yang ada pada pupuk organik cair rentan terhadap erosi (bisa diakibatkan hujan).

https://www.aliexpress.com/item/800-ML-Portable-Garden-Pressure-Sprayer-Plant-Water-Chemical-Spray-Bottle/32758124573.htmlPupuk organik cair kebanyakan diaplikasikan melaluidaun yang mengandung hara makro dan mikro esensial (N, P, K, S, Ca, Mg, B, Mo, Cu, Fe, Mn, dan bahan organik). Pupuk organik cair mempunyai beberapa manfaat diantaranya dapat mendorong dan meningkatkan pembentukan klorofil daun sehingga meningkatkan kemampuan fotosintesis tanaman dan penyerapan nitrogen dari udara, dapat meningkatkan vigor tanaman sehingga tanaman menjadi kokoh dan kuat, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan, merangsang pertumbuhan cabang produksi, meningkatkan pembentukan bunga dan bakal buah, mengurangi gugurnya dan, bunga, dan bakal buah.

Pupuk organik cair sangat baik jika langsung disemprotkan pada batang, daun, dan akar. Ini berbeda dengan pupuk organik padat yang ditaruh dalam tanah secara langsung. Pupuk organik cair juga sebagai alternatif dari mahalnya berbagai pupuk kimia. Tanaman sayuran yang menggunakan pupuk organik cair sangat sehat untuk dikonsumsi, berbeda dengan penggunaan pupuk kimia.

Berikut dijelaskan cara pembuatan pupuk organik cair sebagai penyubur, penumbuh akar dan penanganan tanaman yang mendekati kematian (sakratul maut). Pembuatan POC bersumber dari group FB Berbagi Tips Perawatan Anggrek (BTPA) yang diasuh Bapak Reika Orchid Nursery.

Bahan-bahan yang diperlukan:
  1. Air kelapa (bisa dari pasar) sebanyak 1 liter
  2. Air beras cucian (ABC) pertama
  3. EM4 (Effective Mikroorganisme) sebanyak 2 sendok makan
  4. Molase (bisa dibeli di toko pertanian atau buat : Air 250 mL + Gula pasir/Gula Merah 100 gram lalu dimasak setelah itu didinginkan)
  5. Air Bersih
  6. Jerigen volume 5 liter
  7. Botol AMDK 600 mL
  8. Selang aquarium secukupnya

Cara Pembuatan:

  1. Masukkan semua bahan ke dalam jerigen, volume air jangan sampai penuh, cukup hanya sampai batas terbawah dari pegangan jerigen
  2. Tutup jerigen
    • Bisa dengan tutup saja
    • Gas yang dihasilkan dari proses fermentasi dialirkan menggunakan selang ke botol AMDK berisi air
  3. Biarkan selama seminggi

Cara Penggunaan :

  1. Gunakan pupuk organik cair yang sudah difermentasi dengan perbandingan 2 tutup jerigen + 2 liter air
  2. Aplikasikan setiap 2 kali selama seminggu

Sumber : Dari berbagai sumber

Lihat juga : Teknik memupuk anggrek


2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *