Jul 16 2013

Jadwal Tes CPNS untuk Tenaga Honorer Kategori II Bergeser ke September

Published by under Info IPB

Pelaksanana tes secara tertulis bagi tenaga honorer Kategori II (K.II) atau tenaga honorer yang gaji/pendapatannya tidak melalui APBD/APBN untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang semula akan dilaksanakan pada Juni/Juli 2013 ini digeser menjadi September 2013 mendatang.

Info lengkap : Sekretariat Kabinet RI


No responses yet

Apr 15 2013

TIN, masuk 3 besar Jurusan dengan Peminat SNMPTN terbanyak

Published by under Info IPB

Departemen Teknologi Industri Pertanian masuk 3 besar jurusan dengan peminat SNMPTN 2013 terbanyak. Adapun 5 Jurusan di IPB dengan peminat SNMPTN terbanyak tahun ini: ILMU GIZI 6136, MANAJEMEN 5576, TIN 4934; ILKOM 4055; dan AGB 4721 peminat.

Klik gambar untuk lebih lengkapnya.

TIN ke-3


No responses yet

Apr 10 2013

Informasi Pengangkatan Honorer Kategori K2

Published by under Info IPB

Informasi terkini mengenai pengangkatan Honorer Kategori 2 K2 menjadi CPNS yang sempat berlarut-larut, kini telah ada kabar terbaru dari Kemendiknas. Honorer Kategori K2 sebenarnya sama dengan K1, yang membedakan adalah pada sistem penggajiannya, K1 berasal dari APBN/APBD sedangkan K2 digaji dari Non APBN/APBD. Berikut ini syarat honorer yang masuk K2:

  • Usia paling tinggi 46 (empat puluh enam) tahun dan paling rendah 19 (sembilan belas) tahun pada 1 Januari 2006;
  • Mempunyai masa kerja sebagai tenaga honorer paling sedikit 1 (satu) tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat pengangkatan CPNS masih bekerja secara terus- menurus pada unit kerja;
  • Penghasilannya tidak dibiayai dari APBN/APBD;
  • Bekerja pada instansi pemerintah;
  • Dinyatakan lulus seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB);
  • Syarat lain yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

Bagi anda yang sudah terjaring dan lolos administrasi sebagai Honorer kategori 2 atau K2, anda sedikit bisa bernapas lega, karena impian anda untuk segera menjadi CPNS akan segera terwujud, dengan catatan anda tentunya lulus seleksi yang akan dilaksanakan pemerintah sekitar bulan Juli 2013. Seperti yang diberikan oleh beberapa media, ujian tertulis Honorer K2 akan dilaksanakan pada bulan Juli 2013. Pelaksanaan tesnya akan dibagi dua menjadi:

  • ujian kompetensi dasar
  • ujian kompetensi bidang secara tertulis.

Kedua tes kompetensi tersebut akan dilakukan di hari yang sama. Mengenai hasil tes, nantinya akan diolah oleh konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di bulan yang sama dengan pelaksanaan ujian. Sedangkan penyerahan hasil pengolahan ujian kompetensi dasar dan bidang yang ditandatangani oleh konsorsium serta Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) kepada MenPAN&RB akan dilaksanakan Juli.

Pembuatan master soal oleh PTN sudah mulai dilakukan. Nantinya master soal dan formulir ujian kompetensi dasar ini akan diserahkan lebih dulu kepada Panselnas. Panselnas yang akan menyerahkan master soal, formulir serta kunci jawaban ujian kompetensi dasar serta bidang kepada instansi untuk digandakan dan didistribusikan ke lokasi tes. Penyerahan ini akan diawasi ICW serta kepolisian.

Supaya tingkat kelulusan ujian tulis meningkat, harus mulai persiapan sejak sekarang. Karena Honorer K2 harus lulus passing grade dengan nilai minimal. Sebagai catatan, skor passing grade kelompok lulusan SMA/sederajat bidang karakteristik pribadi adalah 25, skor intelejensi umun 5, dan skor wawasan kebangsaan 5. Lulusan DII/DII (27,5 – 7,5 – 7,5) serta lulusan SI ke atas (30 – 15 – 10).

Jadwal Lengkap Tes Honorer K2 Tahun 2013 

Tenaga honorer K-2 jadi CPNS segera diproses. Menteri PAN-RB telah menetapkan jadwal tes pada Juli, formasi penempatan Agustus, dan SK CPNS direncanakan diterbitkan Januari 2014. Berikut rencana proses pengangkatan honorer K2 jadi CPNS

  • Februari 2013 - Penyampaian listing data tenaga honorer kepada instansi untuk dilakukan pengumuman (uji publik) selama 21 hari melalui media koran lokal dan media online (website BKN) BKN /Kanreg BKN, Penyampaian laporan hasil uji publik oleh instansi kepada Men.PAN&RB / BKN, Sosialisasi rencana seleksi tenaga honorer K II secara nasional
  • Maret 2013 - Penerimaan dan penyelesaian pengaduan dalam masa sanggah setelah uji publik, Penyusunan dan penetapan kebijakan pengadaan CPNS tahun 2013 oleh MenPAN&RB, Penyusunan juknis pengadaan CPNS tahun 2013 oleh BKN
  • April 2013 - Penyusunan nominatif  TH Kategori II yang tidak ada masalah, Keputusan kepastian jumlah TH Kategori II per instansi oleh BKN, Pembuatan formulir pendaftaran dan tanda pengenal peserta ujian oleh instansi, Pembuatan buku petunjuk/tata tertib ujian
  • Juni 2013 - Pembuatan master soal ujian kompetensi bidang/teknis oleh instansi pembina jabatan fungsional, Penyampaian master soal (encrypt) dan formulir LJK ujian kompetensi dasar oleh Konsorsium kepada Panselnas dan disimpan bersama ke brankas BRI disaksikan oleh Karo Humas/Inspektur KemPAN-RB
  • Juli 2013 - Penentuan jadwal dan tempat pelaksanaan ujian kompetensi dasar dan kompetensi bidang oleh Instansi dan Panselnas, Penyerahan master soal, formulir LJK ujian kompetensi dasar kepada instansi untuk digandakan dan didistribusikan ke lokasi tes, Pelaksanaan ujian tertulis kompetensi dasar dan kompetensi bidang, Penentuan kelulusan ujian kompetensi dasar sesuai dengan passing grade dan kompetensi bidang dan batas waktu penyampaian berkas
  • Agustus 2013 - Penetapan formasi dan penempatan tenaga honorer kategori II per instansi secara nasional berdasarkan pertimbangan Kepala BKN
  • Desember 2013 - Proses penetapan NIP TH kategori II
  • Januari 2014 - Penetapan SK CPNS oleh instansi

Jika ingin lulus ujian tertulis tes CPNS Honorer kategori 2 tahun 2013, silahkan belajar trik-trik lulus CPNS terbaru. Demikianlah artikel mengenai Nasib Honorer Kategori 2 yang akan segera diangkat menjadi CPNS tahun 2013 dengan syarat lulus tes tertulis Honorer K2 tahun 2013, semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi anda yang sedang mencari berita terkini pengangkatan CPNS honorer k2 tahun 2013.

Sumber : Dari berbagai sumber (Kemendiknas), Pengumuman dan daftar honorer K2


18 responses so far

Mar 12 2013

Lingkungan Mati

Published by under Lingkungan

Kau     sebut orang bicara tentang hijau daunan, rimbun
pepohonan, bermilyar kilometer kubik air yang
memadat, mencair dan menguap, garis gunung dan
lembah yang serasi, komposisi zat asam yang rapi
dalam harmoni,
Tapi     yang nampak oleh mataku orang-orang bertanam
tebu seluas lapangan sepakbola di bibir mereka.
Kau     bercerita orang bicara tentang serangga dan fisika
tanah, unggas dan kimia udara, ikan dan habitat laut-
an, manusia dan tetangganya, bumi dan klimatologi,
Tapi    yang terdengar oleh telingaku adalah serangkai lagu
dimainkan lewat instrumen tua sudah, dan bertabur
debu.
Kau     tulis orang telah bicara mengenai rekayasa genetika
padi dan sapi, penggergajian kayu dan pengedukan
mineral bumi, penyuburan industri dan transportasi,
distribusi laba dan budaya, pemerataan angka-angka
di atas bilangan jajaran kepala demi kepala,
Tapi    yang terasa olehku adalah dusta yang bergincu lalu
ejekan terus-terusan pada kemiskinan, perpacuan
dalam keserakahan, dengan paduan suara pengatas-
namaan dengan penuh keteraturan.
Kau     ingat-ingatkan aku tentang harmoni budaya antara
tetumbuhan – hewan – angkasa – perairan – dan manu-
sia, lalu kau beri aku 1000 kauseri tentang kemanu-
siaan yang adil dan beradab, serta 1000 petunjuk
mengenai sivilisasi yang lestari,
Yang     kulihat di layar kaca adalah hewan diadu hewan
untuk mengeruk isi kantong wisatawan walau itu
jelas melanggar peraturan, manusia diadu manusia
walau itu menghina otak manusia dan menggilas
akal waras, semua itu cuma karena kalap pada
sepotong nama dan serakah pada sejumlah rupiah,
Kau    bercerita tentang orang yang berkata bahwa sesudah
hewan diadu hewan dan hewan diadu manusia
budaya jahiliah diresmikan sah, lalu manusia diadu
manusia bermula dengan pemujaan pada kepalan
dan luas-luas dipertontonkan, lalu naik satu tangga
manusia diadu manusia dengan senjata, naik tangga
berikutnya keroyokan atau pembantaian manusia
pada rakyat sendiri atau bangsa lain, dengan bedil
sundut bom napalm atau hulu nuklir, dengan ciri
kekerasan dan penindasan yang makin naik kelas
dalam kebiadaban, maka paripurnalah perusakan
pada kehidupan lingkungan.
Kau     berkata orang masih juga bicara tentang lingkungan
hidup,
Aneh    ingatanku malah-terpaku kini
pada
lingkungan
mati.

Taufiq Ismail, 1990


No responses yet

Mar 10 2013

Misteri bola putih dan bola hitam

Published by under Humor

Ini cerita saya dapat waktu kuliah (sekitar tahun 2004), cukup menyentuh.

Ceritanya ada seorang anak cowok tunggal yang ditinggal mati nyokapnya pas ngelahirin dia. Sejak itu bokapnya jadi amat sangat workaholic sekali dan nggak married2 lagi. Ini anak tapi baek hati dan lemah lembut walopun cuma diurus ama pengasuh aja.

Pas TK, sementara anak2 laen udah punya sepeda dia masih jalan kaki.  Pengasuhnya ngadu ke bokapnya, “Tuan, nggak kasian sama den Bagus? Masa sepeda nggak punya…apa tuan juga nggak malu?” Iya..nih..bokapnya tuh tajir banget deh. Punya sekian perusahaan.maka dipanggillah si anak, ditawarin mau sepeda yang kayak gimana merek apa..dan si anak cuma bilang, “Aku nggak mau sepeda, Pi, aku dibeliin bola item bola putih aja..”

Lho kok gitu? Bingung dong bokapnya. “Kenapa bola item dan putih?” “Nggak usah diterangin deh pi. Kalo papi punya uang yaa..beliin itu aja.” Yah, mengingat mereka nggak pernah ngobrol, dan ini anak juga masih TK, papinya pikir ya normal2 aja anak kecil minta bola item bola putih, jadi papinya nerima2 aja. Nggak berminat lanjutin, maka teteplah tu anak dibeliin sepeda generasi terbaru saat itu, yang paling canggih, plus bola item dan bola putih.

Trus ni anak masuk SD lah. Pas itu musim sepatu roda. Sekian lama pengasuh pratiin, ni anak nggak minta2 dibeliin sepatu roda sama papinya. Sore2 cuma duduk aja. Sepedanya juga ditaruh di gudang. Lagi nggak musim, katanya. Pengasuhnya laporan pandangan mata dong ke tuannya hingga si anak dipanggil lagi. “Nak, kamu mau dibeliin sepatu roda kayak temen2 kamu? Kok nggak bilang2 papi. Nggak masalah cuma beli sepatu roda aja…”. Si anak bilang,”nggak Pi, bola item dan bola putih saya udah rusak..dibeliin lagi aja..nggak usah beli sepatu roda. Lagian lebih murah bola kan Pi?” Yee..si papi geram dong. Ni anak ngeremehin papinya sendiri, atau sok merendah? So, tetep si papi beliin sepatu roda, plus bola item dan bola putih.

Selang beberapa taun, ni anak masuk SMP. Cerita sama terulang. Sekarang temen2nya musim roller blade. Tren baru. Sementara sore hari, dia masih setia sama sepatu rodanya. Pas bokapnya pulang dari luar negri dan ngeliat anaknya doang yang pake sepatu roda, si papi malu banget. Gila, rumah gedong, perusahaan banyak, keluar negri terus…eeh anaknya ketinggalan jaman. Besoknya, di kamar anaknya udah ada sepasang roller blade baru dengan note: “Biar kamu nggak malu”. Malemnya di ruang kerja papinya ada note balesan: “Pi, kok nggak beliin bola item dan bola putih? Aku lebih suka itu.” Weleh, si papi pas liat note itu dongkol tambah bingung. Apaan sih istimewanya bola item dan bola putih?  Emang bisa bikin die beken atau nge-tren? Besoknya dan besoknya lagi si papi berkali2 nemuin note itu…hingga dia nggak tahan dan membelikan anaknya bola item dan bola putih untuk kesekian kalinya. Bener, setelah dapet tu bola, si anak nggak ninggalin note-note buat bokapnya lagi.

Pas SMA, yang jaraknya rada jauh, si anak masih ber-bis ria, temen2nya udah ada yang bawa motor en mobil ke sekolahan. Suatu hari, tumben papinya di rumah, si anak pulang dianterin temennya yang mau ditebengin. Papi malu banget. Masa cuma untuk anak satu nggak bisa beliin mobil? Maka ditawarin anaknya. Si anak nolak dengan alasan mobil kurang praktis, lagian pengen bola item bola putih aja. Si bapak nggak terima penolakan. Karna anaknya udah gede, bisa berunding. Hingga tercetus keputusan si anak dibeliin motor plus bola item dan bola putih tentunya. Dan si bapak kesel juga duong…

Udah berapa taun dia beberapa kali beliin dua macem bola itu tanpa tau kenapa. Tapi si anak nggak ada keinginan dan kemauan ngasih tau sih. Hingga tibalah masa kuliah. Karna seneng dan bangga masuk PTN, si anak dikadoin mobil. Sampe beberapa bulan si anak masih naek motoor aja. Kuliah, pacaran, naek motor aja. Pacarnya juga bingung, kan dia punya mobil? Ditanya sama pacarnya, dijawab, abis papi nggak beliin bola item bola putih. Nggak ngerti anak sendiri sih! So, pas makan malem bersama, si pacar bilang sama papi, kenapa si om nggak beliin bola item bola putih. Si papi sebenernya sensitif sama para bola itu..huh..sampe pacar anak gue nyuruh2. jadi dia tanya balik dong kenapa. Si pacar bilang kalo mobilnya nggak akan dipake selama nggak dikasih bola itu juga. Papi bingung dong, di kamar anaknya udah segitu banyak bola item bola putih. Buat apa sih, pikir papi. Tapi demi gengsi, anak orang lho yang nanya, maka besoknya udah ada bola item bola putih buat anaknya. Suatu hari anaknya gaul ke Puncak bawa mobil, sama pacarnya. Yah, namanya anak muda, pas lagi di jalan, jalan sama sipacar dia jadi grogi dan kecelakaan!!! Segera di bawa ke rumah sakit, si papi juga ditelpon sama rumah sakitnya.

Tabrakannya parah. Mereka berdua nggak ada yang pake seatbelt, yang cewek mati seketika dan ni cowok udah sekarat. Si papi dateng ke RS..”gimana dok, anak saya?” Dokter (dengan tampang empati penuh duka cita):”Maaf pak, kami tidak dapat berbuat banyak..sepertinya memang sudah waktunya… sebaiknya bapak manfaatkan waktu terakhir..” Perlahan si bapak masuk, nyamperin anaknya. “Pap, maafin saya..nggak hati2 bawa mobilnya..” si anak juga nangis karna pacarnya nggak tertolong. Si papi nenangin dia…akrablah dua manusia itu beberapa saat. Hingga si papi beranggapan ini saat terakhir. Dia inget penasaran dia tentang kenapa si anak selama ini selalu minta bola item bola putih. “Nak, maafin papi selama ini yang selalu sibuk..kamu jadi kesepian..maafin papi, nak. Nggak sempet jadi orang tua yang baik.”

Anaknya jawab,”nggak apa-apa pi, saya ngerti kok..Cuma sempet kesel kalo papi punya uang lebih malah beliin yang macem2….saya cuma minta bola item dan bola putih aja kan?”

Si papi rasa timing-nya tepat nih,

“KENAPA SIH KAMU SELALU MINTA BOLA ITEM

BOLA PUTIH…ADA APA DENGAN BOLA2 ITU?”
(pembaca juga penasaran kan..?)

Si anak jawab dengan terpatah2 dan susah banget, abis udah sekarat dan masanya udah hampir sampe…”sebab pi…saya…” *hep*

Kepalanya rebah dan nafasnya ilang.

Si anak udah meninggal sebelum kasih tau papinya.

> > PENASARAN GAK?????

Nah, si papai aja yang udah hidup bareng anaknya aja nggak tau…apalagi gue yang cuma nyeritain ulang? GIMANA? Kesel ngak sih? Tabokin aja yang pertama kali cerita, tapi maapin yang “forward”-in karena gue juga korban, nih. Nggak enak lho jadi korban sendirian..


No responses yet

Feb 06 2013

Pelatihan GLP

Published by under Info IPB

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan civitas akademik di Departemen Teknologi Industri Pertanian, Dep. TIN IPB akan mengadakan Pelatihan GLP (Good Laboratory Practices). “Good Laboratory Practice” atau GLP adalah suatu cara pengorganisasian laboratorium dalam proses pelaksanaan pengujian, fasilitas, tenaga kerja dan kondisi yang dapat menjamin agar pengujian dapat dilaksanakan, dimonitor, dicatat dan dilaporkan sesuai standar nasional/internasional serta memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan. Selain itu pada pelatihan GLP juga diberikan materi tentang safety.

Pelatihan ini di wajibkan kepada semua mahasiswa baik sarjana maupun pasca sarjana yang akan melakukan penelitian di Laboratorium milik Dep. TIN IPB. Pelatihan ini akan dilaksanakan pada hari Kamis, Tanggal 14 Februari 2013 di AMN mulai jam 07.30 sampai dengan 16.00 WIB untuk teori, sedangkan untuk praktek akan di selenggarakan pada hari Jum’at (15 Februari 2013) di Laboratorium TIN lantai 3 (Lab Bioindustri, Lab Wastu, Lab DIT1 dan Instrument 1).

Bahan bacaan


No responses yet

Feb 05 2013

Menengadah Keatas, Merenungi Ozon Yang Tak Tampak

Published by under Lingkungan

Langit masih biru di atas halaman dan kampungku
Awan dengan beberapa juta jemarinya,
saling berpegangan bergugus-gugusan
Mereka bergerak perlahan bagaikan enggan
Masih adakah angin yang bertugas dalam keindahan
Aku tidak mendengar lagi suara unggas dan siamang
Seperti di desaku Baruh, di masa kanakku
Kini yang beringsut adalah gemuruh kendaraan
Menderu di jalanan kota besar
Menderu di jalanan kota sedang
Menderu di jalanan kota kecil
Semua berkejaran dalam jalur nafkah dunia
Semua menanam mesin dan menabur industri
Semua memburu panen angka-angka
Bergumam dan menderam dalam paduan suara
Kemudian selesma, bersin lalu terbatuk-batuk
Punggungmu jadi terbungkuk-bungkuk
Siapa yang akan mengurutmu di bagian tengkuk
Danau yang menyimpan warna biru
kenapa engkau jadi kelam dan hijau
Sungai yang meluncurkan air berkilau
Kenapa engkau keruh, suaramu sengau
Hutan yang menutup daratan, perbukitan dan gunung
kudengar tangismu dipanggang nyala api
seraya kesakitan engkau melahirkan
luasan gurun pasir kering kerontang
Mereka menggergaji dua lubang raksasa di atas sana
Terdengarkah olehmu gemeretak suaranya
Pasukan klor yang garang membantai lapisan ozon
Dan lewat sobekan-sobekannya
menerjuni kawah stratosfer menganga

Meluncur-luncurlah gerimis sinar ultra ungu
Menusuki kulit bumi
Menusuki daun-daunan
Menusuki kulit kita
dan mengukir rajah kanker
dengan tinta ultra ungu
Dan makin panaslah kulit bumi
Engkau akan jadi penghuni padang pasir
Aku akan mengukur bentangan kersik membara
Di atas unggun ini
Akan kita kemanakan anak-cucu kita
Bongkahan es di kedua kutub, utara selatan
Dikabarkan meleleh perlahan-lahan
Menggenangi kota-kota pelabuhan
Di atas unggun, dikepung pasang lautan
Akan kita kemanakan anak-cucu kita
Mereka bertanya
Masih adakah angin yang bertugas dalam keindahan
Engkau terpaksalah berkata
Ada memang getar sejuta senar gitar
Tapi kini nyanyian lagu radiasi
Yang melelehkan air mata terlambat sekali
Jatuh membasahi catatan-catatan keserakahan
Ketika semua menanam mesin dan menabur industri
Ketika semua memburu panen angka-angka
Berkejaran dalam jalur nafkah dunia
Lalai membaca isyarat-isyarat demikian jelasnya
Dari Pemilik Semesta yang menitipkan ciptaanNya
Pada kita semua.

Taufiq Ismail, 1989


No responses yet

Feb 04 2013

Riwayat “Makanan Halal”

Published by under Halal,Kajian Islam

Diriwayatkan, ada seorang pemuda sedang berjalan di pinggir sungai. Dia menemukan buah anggur yang hanyut di sungai. Ia lantas mengambil buah itu dan memakannya hingga masuk ke perutnya.

Namun, belum habis buah anggur itu dimakan, sang pemuda menyadari bahwa buah itu tidak halal baginya, sebelum sang pemilik buah menghalalkannya.

Sang pemuda ini pun menyusuri sungai dan mencari pemilik kebun anggur itu. Dalam perjalanannya, akhirnya dia berjumpa dengan sang pemilik kebun. Sang pemuda lantas menyampaikan maksudnya dan memohon izin kepadanya untuk mengikhlaskan buah yang sudah dimakannya. Tapi, sang pemilik kebun tak mau menghalalkannya.

Sang pemuda ini terus memohon kepada pemilik kebun itu. Bahkan, ia rela menjadi penjaga kebun itu walau tanpa diupah asal dirinya mendapatkan kehalalan dari buah yang sudah dimakannya. Sebab, ia khawatir, buah anggur yang tidak halal itu bisa menjadi penghalang dirinya masuk ke surga.

Akhirnya, sang pemilik kebun mempekerjakan si pemuda sebagai penjaga kebun. Setelah beberapa waktu, dan melihat kesungguhan si pemuda menjaga dirinya dari hal-hal yang diharamkan, sang pemilik kebun ini berniat menghalalkan buah anggur itu.

“Namun dengan satu syarat,” ujarnya. Sang pemuda ini pun semringah, dan dia siap memenuhi syarat itu asal mendapat ridha dari sang pemilik kebun. “Syarat itu adalah, engkau harus menikah dengan anakku. Ia buta, tuli, bisu, dan lumpuh,” ujar pemilik kebun.

Mendengar hal itu, bukannya gembira, hati si pemuda justru makin gelisah. Sebab, dirinya akan mendapatkan istri yang tidak bisa apa-apa, yakni buta, tuli, bisu, dan lumpuh pula. Namun, demi halalnya anggur yang sudah masuk ke perutnya, ia pun menerima syarat itu.

Singkat cerita, dinikahkanlah si pemuda dengan anak pemilik kebun itu. Sesudah akad nikah, si pemuda dipersilakan menemui istrinya. Alangkah terkejutnya si pemuda, sebab perempuan yang ada di kamar itu, justru tidak buta, tidak tuli, tidak bisu, dan juga tidak lumpuh. Ia bisa melihat, mendengar, berbicara, dan berjalan.

Mengetahui sang suami kebingungan, istrinya kemudian menjelaskan maksud orang tuanya yang menyatakan dirinya buta, tuli, bisu, dan lumpuh. “Ayahku benar. Aku bisu, karena tidak pernah membicarakan hal-hal yang buruk. Aku tuli karena tidak pernah mendengar hal-hal yang haram. Aku buta karena tak pernah melihat kemaksiatan. Dan aku lumpuh karena tak pernah pergi ke tempat maksiat,” ujarnya.

Mendengar hal itu, maka gembiralah hati sang pemuda. Ternyata, ketulusan dan keikhlasannya untuk senantiasa mencari makanan yang halal telah berbalas dengan kebaikan. Ia pun memuji kebesaran Allah SWT. Dari perkawinan mereka, lahirlah seorang ulama besar. Dialah Imam Hanafi. Dalam riwayat lain disebutkan, sang pemuda itu adalah ayah dari Imam Syafii.

Dari cerita ini dapat kita ambil hikmah bahwa orang yang senantiasa mencari rezeki halal, niscaya akan berbuah pada kebaikan. Rasul SAW bersabda; “Akan datang suatu masa yang ketika itu manusia tidak lagi menghiraukan sumber pendapatannya, apakah berasal dari yang halal atau dari yang haram.” (HR Bukhari dan Nasai). Wallahu a’lam.

Sumber : Republika


No responses yet

Jan 31 2013

Menyongsong SNMPTN 2013

Published by under Info IPB

Pada hari Selasa tanggal 29 Januari 2013, IPB mengadakan acara menyongsong SMPTN 2013 dengan mengundang siswa-siswi SMU dan juga guru di Jabodetabek dan sekitarnya. Acara di selenggarakan di Ball Room IPB ICC Botani Square. Acara di pimpin langsung oleh Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, MS selaku wakil rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB. Pada Acara tersebut beliau menjelaskan sistem penerimaan mahasiswa baru di IPB.  Penerimaan mahasiswa baru IPB, pada tahun akademik 2012/2013, berasal dari dua macam pola penerimaan mahasiswa baru:
1) Pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional, yang dikelola oleh majelis rektor PTN se Indonesia dan di bawah koordinasi KEMENDIKBUD, terdiri atas dua jalur, yang dikenal sebagai:
* SNMPTN Jalur Undangan berdasarkan penjaringan prestasi akademik.
* SNMPTN Jalur Ujian Tertulis dan/atau Keterampilan.
2)      Pola penerimaan mahasiswa baru yang dikelola secara mandiri oleh IPB (PMB IPB 2013) terdiri dari tiga jalur seleksi, yaitu:
* Prestasi Internasional dan Nasional (PIN).
* Beasiswa Utusan Daerah (BUD).
* Ujian Talenta Masuk IPB (UTMI).

Menurut Prof Yonny ”Siswa yang boleh mengikuti SNMPTN 2013 adalah yang sekolahnya mengikuti juga Ujian Nasional. Peserta SNMPTN ini tidak dikenai biaya apa pun. Seleksi Mandiri tergantung dengan PTN masing-masing bisa melalui kerjasama pemerintah daerah, ujian tertulis, prestasi internasional dan nasional”.

Prof. Yonny juga menghimbau siswa untuk menjaga kerahasiaan PIN dan Password akses PDSS. “PIN dan password untuk mengisi PDSS yang diperoleh Kepala Sekolah, menjadi tanggung jawab sekolah. Tidak boleh semua orang tahu PIN dan Password tersebut, sehingga semua orang bisa mengakses PDSS yang kemudian dia bisa mengubah data PDSS,” tegasnya.

Pada kesempatan itu juga, IPB mengadakan kegiatan Expo Inovasi Teknologi Hasil Riset IPB serta sosialisasi Fakultas dan Program Studi di lingkungan IPB. Selain pembagian leaflet dan brosur juga di perkenalkan temuan-temuan inovatif karya mahasiswa dan dosen IPB. Kegiatan ini diikuti oleh Sembilan Fakultas di lingkungan IPB.

(Stand Expo Fateta)

(Suasana antusiasme siswa)

 


No responses yet

Jan 28 2013

The Golf Ball Lecture

Published by under Motivasi,Tips

Ketika dalam kehidupan Anda tampaknya, hampir terlalu banyak untuk ditangani, Ketika 24 jam dalam satu hari tidak cukup, Ingatlah stoples (tabung) mayones dan 2 cangkir kopi.

Sang profesor berdiri di depan kelas filsafatnya dan beberapa barang ada di depannya. Saat kelas dimulai, tanpa kata, dia mengambil sebuah stoples mayones (mayonnaise) yang sangat besar dan kosong. Dan mulai mengisinya dengan bola-bola golf. Dia kemudian bertanya kepada para siswa, apakah stoples itu sudah penuh. Mereka setuju bahwa itu benar.

Sang Profesor kemudian mengambil sekotak kerikil dan menuangkannya ke dalam stoples itu.

Dia mengguncang stoples itu sedikit. Kerikil meluncur ke dalam ruang terbuka diantara bola-bola golf. Dia kemudian bertanya kepada para siswa lagi jika stoples sudah itu penuh. Mereka sepakat akan hal itu.

Sang Profesor itu selanjutnya mengambil sekotak pasir dan menuangkannya ke dalam stoples itu. Tentu saja, pasir mengisi segala ruang lain yang kosong. Dia bertanya sekali lagi apakah stoples itu penuh. Para siswa menjawab “ya” dengan suara bulat.

Sang Profesor kemudian mengambil dua cangkir kopi dari bawah meja dan menuangkan seluruh isinya ke dalam stoples, yang secara efektif mengisi ruang kosong di antara pasir. Para siswa  tertawa.

“Sekarang,” kata sang Profesor, setelah tawa mereda, “Aku ingin kalian menyadari bahwa stoples ini melambangkan hidup Anda. Bola golf adalah hal yang penting – yaitu keluarga, anak-anak, kesehatan, teman, dan hal-hal yang paling Anda sukai – Hal-hal yang jika segala sesuatu telah hilang dan hanya mereka yang tetap, kehidupan Anda akan tetap penuh”.

Kerikil adalah hal-hal lain yang penting seperti pekerjaan, rumah, dan mobil. Pasir adalah segala sesuatu yang lain- Hal-hal kecil. “Jika Anda memasukkan pasir ke dalam tabung pertama,” lanjut dia, maka tidak ada ruang untuk kerikil atau bola golf.

Hal yang sama berlaku untuk kehidupan. Jika Anda menghabiskan seluruh waktu Anda dan energi pada hal-hal kecil, maka Anda tidak akan pernah memiliki ruang untuk hal-hal yang penting bagi Anda. Jadi …
Perhatikan hal-hal yang penting bagi kebahagiaan Anda. Bermainlah dengan anak-anak Anda.
Luangkan waktu untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Bawa pasangan Anda untuk makan malam.

Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah dan membereskan tempat sampah

“Bola-bola golf adalah hal yang utama – Hal-hal yang benar-benar penting. Tetapkan prioritas. Sisanya hanyalah pasir. “

Salah satu siswa mengangkat tangannya dan bertanya mewakili apakah dua cangkir kopi itu?

Profesor itu tersenyum. “Aku senang kau bertanya “. “Itu menunjukkan bahwa tidak peduli seberapa penuh hidup Anda mungkin tampak, selalu ada ruang untuk meminum dua cangkir kopi bersama seorang teman. “

Silakan berbagi dengan kawan-kawan Anda cerita tentang “Stoples Mayones, Bola-bola Golf dan 2 Cangkir Kopi” ini.

(sumber: Milis QB Headlines)


No responses yet

Next »

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin